-
stupid and idiot.. i miss you guys so badly..
-
rain, for whom do you ponder..
-
solo a piedi il percorso con voi al cuore anche la cattiva volontà di
‘Dan kelak, di saat begitu banyak jalan
terbentang di hadapanmu
dan kau tak tahu jalan mana yang harus
kau ambil, janganlah memilihnya dengan
asal saja, tetapi duduklah dan
tunggulah sesaat. Tariklah napas
dalam-dalam, dengan penuh kepercayaan.
Seperti saat kau bernapas di hari pertamamu di dunia ini.
Jangan biarkan apa pun mengalihkan
perhatianmu, tunggulah dan tunggulah
lebih lama lagi. Berdiam dirilah, tetap hening,
dan dengarkanlah hatimu.
Lalu ketika hati itu bicara, beranjaklah,
dan pergilah kemana hati membawamu’
by: susana tammaro -
ini lah kira2 lagu yang paling pas..
-
Obituari Bagi Sang Pecinta PurnamaNya
Kemarau dan gerimis adalah teman sejati
Terpisah jauh namun saling mencintai
Didalamnya tangis, di dalamnya sendu
Walau tebungkus tawa, berurai senyum
Purnama ini ada dahaga dan lapar
Sedikit sendagurau dan kekhusyuan
Purnama ini mendekatkan
Purnama ini sangat terbatas
Purnama ini adalah jarak ruang dan waktu
Purnama ini adalah purnama suci
Tak cukup rindu
Tak cukup cinta
Purnama ini melangkah pergi
Tak perlu tangis
Tak perlu airmata
Purnama ini cinderamata langit
Kembali menjadi suci
Kembali pada yang murni
Purnama ini adalah milikNya -
Posted on September 2, 2010 via with 142 notes
Source: lifeliveson
-
i regret to realize that no one will carry me on, and i will aways be alone
-I’ll tell you one thing, it’s always better when we’re together-
Posted on September 1, 2010 via with 319 notes
Source: lifeliveson
-
hey.. kami masih Indonesia

Perkenalkan,saya adalah salah satu mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Malaysia, sejujurnya bukan karena masalah keuangan atau kualitas, saya tidak memilih untuk kuliah di dalam negri saja. tapi lebih dari itu, jurusan yang saya inginkan tidak tersedia di Indonesia. selain waktu kuliah yang lebih singkat dan no unnecessary subjects.
Ini adalah tahun kedua saya tinggal di Malaysia, disini saya mengenal banyak sekali type orang, baik local, Indonesia, ataupun mancanegara.
Kembali pada tahun lalu ketika pertama kali saya tiba di Malaysia, banyak suara sumbang terdengar, mereka mempertanyakan nasionalisme saya. adapula yang malah menyebut saya sebagai seorang penghianat negara. tidak tahukah mereka membawa tangung jawab untuk memperkenalkan Indonesia pada dunia adalah sebuah hal yang sangat berat?
Dan saya yakin mereka masih bertanya, “apa yang bisa kamu lakukan disana?” baiklah akan saya ceritakan sedikit tentang ini.
Saya kuliah di University College Of Innovation and Technology (UCTI), di kampus saya, tidak ada organisasi bedasarkan jurusan yang diambil, yang ada adalah organisasi menurut minat dan bakat, organisasi multi internasional, dan organisasi berdasarkan kewarganegaraan. tentunya saya termasuk dalam organisasi kewarganegaraan Indonesia, karena baik akte kelahiran, KTPdan paspor saya mengatakan bahwa saya adalah warga negara Indonesia.
Organisasi mahasiswa Indonesia di UCTI disebut AUISS (APIIT UCTI Indonesian Student Society) berada dibawah PPI Malaysia (persatuan pelajar Indonesia).
Kembali ke pertanyaan bodoh “apa yang kalian bisa lakukan disana?”
Awal kedatangan saya, July 2009, saya langsung disuguhkan dengan sebuah persembahan atas nama bangsa Indonesia (batavia) dimana didalamnya adalah sebuah teater yang syarat dengan budaya Indonesia, ada tari Saman, pakaian adat daerah, hingga logat-logat khas Indonesia.
Tidak lama kemudian, kami menyelenggarakan peringatan hari kemerdekaan Indonesia, saat itu kami di perbolehkan mengibarkan bendera merah putih, dan menyanyikan lagu Indonesia raya.dalam acara itu pula, kami mempersembahkan tarian adat bali, dan sulawesi. adapula dari kami yang tampil dalam fashion show pakaian adat Indonesia. juga kami menyediakan makanan-makanan khas dari Indonesia. dan tahukah kalian, bukan hanya orang Indonesia yang hadir dalam HUT RI itu. mahasiswa-mahasiswa dari local ataupun mancanegara ikut meramaikan acara tersebut. menurut mereka, “Indonesian Independence days celebration is always fun”
Dan kami selalu tampil dalam acara Multi Cultural Night. dengan mempersemahkan sebuah budaya khas Indonesia, yang tidak mungkin ada di luar sana.
Saya jadi teringat saat perayaan hut RI ke 65 kemaren, selepas saya turun dari panggung, selesai tari Gandrang Bulo, salah seorang teman saya dari Iran menghampiri saya dan mangatakan “hey dude, it was so cool.” dan setelah itu, salah seorang sahabat saya dari Kazakhstan juga datang menghampiri saya, lalu berkata “Rifqi.. what an amazing dance..” Padahal dengan setulus hati dan diiringi logika saya., tarian itu sebenernya seperti tarian orang cacat. karena hanya latihan 3 kali sebelum tampil.

Tapi satu yang saya syukuri, misi untuk memperkenalkan Indonesia pada mereka sudah terpenuhi, walaupun tidak lebih jauh dari yang diharapkan. dan tahukah kalian bahwa itu sangat sulit? untuk mengundang mereka datang dan menonton, kami menggunakan banyak hal. kami menyediakan makan gratis.
Tapi apa yang kami dapatkan? tidak pernah kami berharap mendapatkan bintang tanda jasa atau apapun itu, namun tetap saja cercaan dan pertanyaan tentang rasa nasionalisme kami dari media-media bodoh yang sok tahu.
hey kalian.. kami masih INDONESIA
-
mungkin menunggu
bergegaslah untuk berpaling pergi
kemasi semua yang pernah ada
dan aku berdiri diantara reruntuhan hati
mencoba membangun lagi pondasi keteguhanku
kini langkahmu, dan kini senyumu, aku mengerti
simpanlah kisah yang pernah terekam
jangan sisakan untuk terbuang
dalam peluk sendu, dan dalam tawa sepi, aku mungkin menunggu
namun tatapanmu telah terbaca
sebuah ungkapan yang terdalam untuk aku, kamu dan masa lalu
terucap manis namun menyakitkan
“selamat tinggal” -
14 agustus 2007 - 26 agustus 2010
tepatnya 14 agustus 2007, aku bertemu dengan dia pertama kalinya, di sebuah ruangan ekskul musik SMAN3 Bandung. saat itu masih biasa saja, semua tidak ada yang special. semua berjalan apa adanya, aku hanya seorang anak SMA biasa tanpa materi berlebih.
13 may 2008, secara tidak sengaja, aku jatuh cinta pada seorang gadis, saat itu kami sedang melakukan tur budaya angkatan SMA, tepatnya di meja biliar sebuah hotel di kota Jogja. sejak saat itu hubungan aku dengannya menjadi sedikit lebih intens.
29 juni 2008, kai bertukar lagu-lagu yang biasa kami dengarkan, masih ingat nam folder lagu yang ia berikan saat itu adalah “bwahaha”, oh iya itu semua berawal dari obrolan ringan tentang band favorite, my chemical romance.
8 july 2008, pertama kalinya aku dan dia jalan bareng, kalo ga salah saat itu aku baru balik dari banten, langsung ngejemput dia yang lagi tanding basket.
hari2 selanjutnya kami jadi sering jalan bareng, banyak banget hal- hal yang udah kami laluin berdua.. nonton euro bareng (walopun dirumah masing2)
sampe jemput dia di kosan temennya, dia lagi sakit waktu itu. ga taunya pas nyampe di rumahnya, malah ga bisa diem, ngajakin main bola lah.. gitar2an ga jelas lah.. hahaha
21 september 2008 aku nembak dia, tapi dia tolak dengan alesan, lebih enak sebagai teman.
4 november 2008 dia minta aku untuk menjauh dari hidupnya. saat itu bener-bener ga bisa aku ngerti apa yang jadi masalah bagi dia.
30 november 2008 itu ulang tahun ku yang seharusnya aku rayakan setahun sekali, hari itu aku dapet kado yang bagus banget.. dia jadi juara basket.
24 desember 2008 pergi ke dufan bareng temen2 termasuk dia, padahal kemarennya baru touring ke ranca buaya (skitar 500Km dari Bandung) disana sebenernya seneng. tapi sempet kesel juga ngeliat ternyata dia juga deket sama orang yang aku benci
16 januari 2009 dia ultah, dan aku kasih hadiah cangkir dengan print testimony hal-hal tentang dia
17 januari 2009 surprise party buat dia, aku dikasih tau telat, mesti ngebut ke rumahnya sekitar jam 02.00
18 februari 2009 aku bayar utang nraktir dia mpek2. karena emang udah janji.
selanjutnya dia bener2 ngejauh.. ga ngerti apa maksud dan tujuannya. sampe aku sempet jatuh cinta sama orang lain, dan ga berapa lama. aku sadar kalo aku sangat salah menjadikan orang lain itu sebagai pelarian perasaan aku.
sampe akhirnya 18 july 2009 aku minta ketemu dia untuk terakhir kalinya sebelum aku berangkat ke malaysia. aku nitipin sebuah surat untuk dia, tapi lupa sahabat itu ngasihinnya kalo ga salah aga telat.
isi suratnya kira2 tentang hal hal yang pernah kami jalanin barengan. bersama surat itu juga, aku kasih jaket dan tas yang paling sering aku pake kalo jalan bareng sama dia.
katanya sih dia sempet nangis pas baca suratnya.. (serasa berita duka cita)
ga tau gimana awalnya, sekitar awal november 2009 dia tiba tiba ngedeket lagi, sampe akhirnya kami jadian tanggal 6 november 2009.
30 november 2009 dia bikinin video untuk ulang tahun aku. so sweet deh pokonya.
sampe akhirnya aku pulang ke indonesia desember 2009. pokonya aku dijemput dia di terminal tanggal 24 desember 2009.
liburan desember sejauh ini adalah liburan paling perfect yang pernah aku rasain
sampe 16 januari 2010 pas dia ulang tahun, udah aku taro kadonya di dalem lemarinya. dan surprise aja katanya sih aku dateng ke rumahnya tengah malem, pake acara bawa bunga mawar putih 3 tangkai. (ga punya duit)
setelah liburan selesai, maret 2010 dia mulai menjadi super sibuk, dan aku ga bisa nerima itu. kami mulai sering berantem. kesalahan terbesar ada di aku, yang sama sulit sekali untuk toleransi.
juni 2010 liburan lagi, biasa, aku kerumahnya. ketawa2, cengengesan, tapi kita juga jadi sering berantem, selain aku sulit toleransi, aku juga susah ngejaga emosi.
july 2010 aku ke malaysia lagi. sempet kaget juga ternyata ditodong jabatan si AUISS (APIIT UCTI Indonesian Student Society) yang bikin jadi cukup sibuk, dan emang ikut jadi orang paling sibuk di acara 17an. dari situ aku susah banget ngebagi perhatian ke dia. sekalinya ada komunikasi,yang paling sering malah jadi berantem. sampe akhirnya dia minta break 19 agustus. 20 agustus aku masih sempet ngomel gara2 dia kaya yang ga peduli.
dan 26 agustus.. dia minta untuk putus,.
jujur aku sama sekali ga sekuat yang bisa dia liat dari luar. dan yang lebih bikin aku down, dia terus-terusan menyalahkan dirinya sendiri.
aku ga akan pernah tau gimana caranya jatuh cinta lagi, dan aku akan pernah mau jatuh cinta sama orang lain, sebelum kesempatan aku untuk bisa balik lagi dengan dia tertutup.
aku pasti masih akan terus menunggu, sampai nanti dia sudah memilih bersama yang lain, dan aku ga akan mungkin mampu ngeliat dia bersama orang lain.
mungkin bagi aku, itu lebih menyakitkan daripada kehilangan sebelah kaki.
dan seandainya kesempatan itu masih ada untuk dia kembali denganku, aku sungguh bersedia berlutut dihadapannya.
dan jika tidak, maka aku akan mencari tempat jauh sehingga airmataku dapat mengering disana.

